Festival Nyethe, Ajang Menikmati Rokok dan Kopi

Komunitas Ayo Ngopi atau yang akrab disapa Angop di Kabupaten Bojonegoro akan menggelar kegiatan Festival Nyethe.

Nyethe merupakan ajang kreasi dan inovasi dari ampas kopi. Ampas kopi tersebut biasanya digunakan untuk membatik sebatang rokok sebelum dihisap. Sehingga menambah nikmat menghisap rokok.

rokok

Festival Nyethe akan diselenggarakan di halaman gedung Pusat Pengembangan Industri Kreatif (PPIK) Jalan Veteran Bojonegoro, pada hari Sabtu, 15 Desember 2018 mendatang.

Festival Nyethe ini dibuka untuk umum, tujuannya untuk melestarikan seni budaya dan alam. Juga merekatkan persaudaraan antar pemuda yang kritis dan nyeni.

nyethe

Menurut Maimun salah satu anggota Komunitas Ayo Ngopi (Angop), yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah keprihatinan perilaku pemuda era kini yang mulai bersikap pragmatis, instan, karena kebanyakan mengonsumsi media sosial atau internet tanpa ada filterisasi. Akibatnya, mereka lupa, tidak memikirkan seninya berproses untuk hasil karya seni yang bermanfaat.

orang merokok

“Budaya corat-coret yang selama ini dikonotasikan negatif, harus dipermak menarik dan dibuktikan bahwa corat-coret adalah bagian dari aktivitas seni,” ungkapnya.

Budaya nyethe ini sudah melekat kepada penikmat kopi di Bojonegoro. Sebagian mereka juga menyebut dengan “bolot”. Selain itu, agenda ini juga bagian dari promosi batik khas Kabupaten Bojonegoro. Sebab, Bojonegoro memiliki khazanah budaya berupa batik Jonegoroan.

rokok dan kopi

“Untuk pendaftaran lomba nyethe sebesar Rp15.000. Peserta nantinya akan mendapatkan secangkir kopi, dua batang rokok, dan peralatan untuk nyethe. Untuk motifnya bebas dan durasi membatik rokok dibatasi sekitar 2,5 jam.

Dalam Festival ini, akan dimeriahkan pula dengan pertunjukan musik, pertunjukan stand up comedy, serta ada pula diskusi tentang kopi.