Srintil, Tembakau Primadona dari Temanggung

Tak bisa dibantah, bahwa salah satu yang membuat Temanggung punya citra sebagai penghasil tembakau terbaik di Indonesia salah satunya adalah karena tembakau jenis srintil.

tembakau

Srintil bukan sembarang tembakau, ia adalah tembakau super spesial. Tembakau jenis ini punya aroma dan rasa yang sangat keras dan berat, sebab ia punya kandungan nikotin antara 3-8 persen. Tak heran jika ia kemudian menjadi tembakau pilihan yang banyak diburu oleh para pencinta rokok berkelas.

tembakautembakau

Dengan segala keistimewaan yang dipunyianya, wajar jika srintil kemudian punya banderol yang sangat tinggi. Ia bisa dihargai antara 600 ribu - 1 juta per kilogram rajang kering. Sebagai perbandingan, harga rata-rata tembakau biasa per rajang keringnya hanya berkisar antara 40 - 125 ribu.



Tembakau srintil punya rasa yang begitu kuat, sehingga banyak pabrikan rokok yang berlomba-lomba membeli tembakau jenis ini dan menggunakannya sebagai campuran tembakau lain. Itu pula yang kemudian membuat srintil kerap disebut sebagai tembakau lauk.

Tembakau srintil tak ubahnya seperti pulung atau peruntungan. Sebab, tembakau srintil hanya bisa didapatkan di lahan-lahan tertentu, dan di waktu-waktu tertentu. Lahan yang pada satu masa panen menghasilkan tembakau srintil, belum tentu di tahun berikutnya akan menghasilkan tembakau srintil kembali.

tembakau


Bagi banyak petani tembakau di Temanggung, srintil merupakan kuasa Ilahi. Sampai sekarang, belum ada petani atau ahli yang tahu pasti, bagaimana caranya menghasillkan tembakau srintil.

Srintil masih tetap menjadi rahasia ciptaan alam. Entah sampai kapan.