Rokok Menjadi Salah Satu Sektor Usaha yang Diperlonggar Syarat Investasi Modal Asingnya.

Dalam revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) yang dirilis oleh pemerintah, ada beberapa sektor usaha yang oleh pemerintah dibebaskan untuk dibuka 100 persen untuk investor asing. Daftar-daftar usaha tersebut terbagi dalam tujuh sektor seperti pariwisata, kehutanan, perdagangan, perhubungan, kominfo, ketenagakerjaan, kesehatan, dan ESDM.

rokok

Sektor usaha utama pertembakauan, yakni rokok, yang selama ini banyak ditakutkan oleh banyak pihak menjadi salah satu sektor yang ikut dibebaskan untuk dibuka 100 persen bagi investor asing asing ternyata tidak terjadi.

bungkus rokok

Kendati demikian, Rokok masuk dalam sektor usaha yang syarat untuk investasi asingnya dipermudah.

Setiadaknya ada 17 usaha yang berada dalam kelompok ini, selain rokok (terdiri dari rokok kretek, rokok putih, dan rokok lainnya), ada usaha-usaha lain yang dipermudah syarat usaha asingnya seperti industri kayu, industri karang/koral hias, industri bank laboratorium jaringan dan sel, serta industri alat kesehatan kelas B, C, dan D.

rokok

Hal Ini tentu tak bisa dimungkiri akan semakin memperketat industri pertembakauan di Indonesia. Maklum saja, selama ini, industri ini memang terkenal sebagai salah satu industri tangguh yang banyak melibatkan stakeholder yang luas dari Hulu ke hilir. Dari mulai petani tembakau, petani cengkeh, karyawan pabrik rokok, sampai pedagang eceran.

bungkus rokok

Potensi usaha sektor rokok yang besar membuat banyak investor asing yang berusaha masuk dan bersaing dengan para pemain lama dari dalam negeri.