Tiga Alasan Kenapa Mengapa Tidak Merokok Sambil Berkendara

Meski aktivitas merokok tidak termasuk sebagai aktivitas yang mengaburkan konsentrasi dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sehingga tidak bisa diancam pidana. Namun, merokok sambil berkendara tetaplah bukan kebiasaan yang baik.

rokok

Tapi tetap saja masih banyak perokok yang memaksakan untuk menghisap rokok sambil berkendara. Inilah alasan kenapa merokok sebaiknya tidak Anda lakukan:

1.Mengurangi fokus

Melakukan dua hal secara bersamaan sudah barang tentu membuat fokus berkurang. Merokok sambil berkendara akan membuat sikap awas jadi kendur. Kecuali kamu punya dua otak boleh saja merokok sambil berkendara, sebab dengan begitu kamu bisa membagi konsentrasi ke dua hal secara bersamaan.

bungkus rokok

2.Tidak mengurangi rasa bosan

Merokok sambil berkendara tidak membuatmu lebih relaks. Yang ada malah jadi tegang sebab harus berkonsentrasi pada dua hal secara bersamaan. Relaksasi saat berkendara hanya bisa tercapai apabila kamu menghentikan kendaraan dan mencari tanah lapang untuk merokok. Syukur-syukur kalau di bawah pohon yang rindang selagi matahari sedang terik-teriknya. Bul... bul... Nikmat kan?

rokok

3.Tidak tersedia asbak di jalan

Sebagai perokok, kamu perlu menjaga citra yang baik bahwa perokok adalah manusia yang cinta akan kebersihan. Maka dari itu, hindarilah merokok di kendaraan karena di jalan tidak tersedia asbak. Dan puntung rokokmu tidak membuat siapa pun yang tidak beralas kaki jadi terluka karena ulahmu.