Mengenal Tembakau Gorila: Tembakau yang Bisa Mengantarkanmu ke Penjara

Produk olahan tembakau memang banyak dan beraneka ragam. Selama ini, orang-orang hanya familiar dengan pemanfaatan tembakau sebagai olahan rokok dan cerutu. Padahal selain dua jenis olahan tersebut, tembakau juga bisa diolah menjadi produk olahan lain.

tembakau

Tak banyak yang tahu, jika tembakau bisa diolah menjadi obat-obatan. Selain itu, ia juga bisa diolah dan digunakan sebagai insektisida alami. Jadi tembakau sejatinya bukan hanya soal rokok semata.

rokok

Nah, namun, seiiring berkembangnya teknologi, tembakau yang selama ini digunakan sebagai olahan produk legal, ternyata bisa juga disalahgunakan sebagai bahan olahan produk yang terlarang. Tembakau gorila, salah satunya.

Tembakau gorila bukanlah tembakau biasa. Alih-alih rileks, orang yang menghisapnya bisa masuk penjara.

Tembakau gorila secara resmi dimasukkan ke dalam jenis narkotika golongan I, bukan karena jenis tembakau yang digunakan, melainkan karena ada tambahan lain di dalamnya, yakni zat tambahan yang membuat penggunanya berhalusinasi, mendapatkan rasa gembira berlebihan, hingga mengalami ketergantungan.

tembakau gorila

Cara penggunaan narkotika jenis ini yakni dengan dicampur dengan tembakau dan kemudian dibakar. Setelah menghisap jenis tembakau gorilla konon pengonsumsinya akan mendapatkan sensasi seperti sedang menggendong gorila. Demikian narkoba jenis ini kemudian dikenal dengan nama tembakau gorilla.

“Kalau hanya tembakau saja tidak ada masalah, tetapi ini tembakau dicampur dengan 5-flouro ADB, sejenis ganja sintesis yang membuat ‘gorila’ nemplok di pundak, nge-fly,” kata Direktur Narkoba Polda Metri Jaya Kombes Pol Nico Afinta seperti dikutip detikcom.

Ok, jangan salah mengonsumsi ya.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto