Ancelotti, Si Perokok Berat Itu Dijagokan Menjadi PelatihTimnas Italia

Tidak lolos dalam putaran final Piala Dunia 2018 mendatang merupakan nestapa terberat bagi kesebelasan Italia sejak 1958 silam. Tersingkirnya Italia ini dikarenakan kekalahan agregat 0-1 dari Swedia di babak play-off. Hasil buruk yang membuat Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memutus kontrak Giampiero Ventura sebagai pelatih kesebelasan Italia.



Harapan mengembalikan performa kesebelasan Italia tersebut membuat nama Carlo Ancelotti kembali muncul sebagai kandidat kuat pelatih Timnas Italia. Ancelotti adalah pelatih yang dikenal memiliki sederat prestasi membanggakan dan pengalaman melatih pemain-pemain andalan di level klub.

Namanya juga tampak paling bersinar dibanding nama-nama pelatih lain yang muncul di bursa kandidat pelatih Italia. Apalagi dia mendapatkan dukungan dari banyak pihak, termasuk Mantan Perdana Menteri Italia yang juga pernah menjadi Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi.



Selain kiprahnya sebagai pelatih, ada fakta menarik tentang Ancelotti yakni kebiasaan merokok. Ia berulangkali terlihat sedang merokok baik itu ketika beraktivitas di luar lapangan maupun ketika di lapangan.

Pada Mei 2005 misalnya, ketika masih melatih Real Madrid yang melakoni partai tandang ke markas Espanyol, Ancelotti terlihat sedang menonton di royal box sambil tanggan kirinya memegang rokok.



Namun ketika melatih Bayern Munchen, Ancelotti tidak diperkenankan lagi merokok saat menjalan tugas. Direktur Bayern Munchen, Hasan Salihamidzic memintanya tidak merokok ketika menjalankan tugas. “Tentu dia bisa menerimanya, karena dia merupakan seorang profesional,” terang Salihamidzic.

“Itu bagus buat saya. Lagipula istri saya sangat senang,” timpal Ancelotti.



Ancelotti barangkali salah satu pelatih olahraga yang mempunyai kebiasaan merokok. Tentu saja, kegemaran itu tidak mengurangi sikap profesional dan menghalanginya untuk membukukan prestasi.

Menurutmu, perokok satu ini apakah cocok menjadi pelatih Timnas Italia?

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto