Produsen Sampai Pedagang Rokok Dikejar Pajak

Delapan tahun terakhir, dengan ketatnya peraturan soal rokok dan peningkatan cukai yang melonjak setiap tahunnya telah membuat banyak pabrik rokok gulung tikar. Dari mulanya 4,669 menjadi 713 pabrik saat ini.

bungkus rokok

Tak hanya itu, Kementerian Keuangan berenvana untuk menarik pajak pertambahan nilai (PPN) untuk produk rokok. Pajak ini akan dikenakan pada pedagang eceran juga. Selama ini, PPN rokok hanya dibebankan kepada produsen saja.

rokok

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pihaknya tengak menggodok aturan terkait pajak ini. Alasannya, agar produk rokok ini memiliki perlakuan yang sama dengan barang lain yang dikenakan pajak 10 persen hingga hulu ke usaha hilir.

bungkus rokok

“Hasil pemerikasaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) mengatakan bahwa kalai tarifnya ditarik di ujung itu (harusnya) 9,1 persen. Nah, ini yang masih kami persiapkan.

Pertemuan tokoh-tokoh antirokok yang difasilitasi oleh Center for Health Economics and Policy Studies Universitas Indonesia, di Hotel Borobudur, Selasa (20/12), hendak menjadikan sapi perah industri rokok, dari produsen hingga para pedagangnya untuk memenuhi pembiayaan pembangunan.

rokok klembak

Produk rokok selama ini telah diberi beban berat untuk membantu pembangunan, dari acanya cukai rokok yang prosesntasenya naik setiap tahun, pajak daerah, dan PPN yang dibebankan kepada produsen. Ketika pembebanan PPN juga diberikan kepada distributor rokok, maka ini bentuk ketidakadilan kepada rokok sebagai produk unggulan.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto