Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Dinilai Akan Merugikan Petani dan Industri Rokok

Rencana pemerintah mempercepat kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) di akhir tahun 2016 akan berdampak pada kenaikan harga rokok. Dari kenaikan tarif cukai yang belangsung setiap tahun itu mengerus pendapatan perusahaan rokok nasional sebesar 1 hingga 2 persen per tahun. Hal ini dikarena perusahaan rokok khawatir pembebanan cukai ke konsumen mempengaruhi daya beli.

Bungkus Rokok

Pernyataan tersebut disampaikan Elvira, Head of Regulatory Affairs, International Trade, and Communication Sampoerna, di Jember akhir Juli lalu.

Rokok

“Dampak kenaikan cukai ini membuat kita harus menaikkan harga, namun kenaikan tidak bisa secara langsung. Sejak tahun ini saja, kita sudah menaikkan harga rokok sebanyak tujuh kali sebesar 10 persen,” ujar Elvira.

Oleh sebab itu, Sampoerna mengharapkan agar pemerintah dapat mengkaji kembali kenaikan tarif cukai tersebut.

Rokok

Tak hanya itu, pengaruh kenaikan cukai memberi dampak pada kesejahteraan petani tembakau. Karena kenaikan tarif cukai rokok dilatarbelakangi oleh niatan untuk mengurangi konsumsi rokok. Tentu saja, penyerapan bahan baku dari petani tembakau akan berkurang.

Petani tembakau

“Kalau bahan baku dari petani tidak diserap, lalu mau dijual ke mana hasil produksi petani?” kata Abdus Setiawan, petani tembakau di Jember.