[Galeri] Perempuan, rokok, dan budaya

Rokok kretek bukan hanya urusan para pria. Sebagai sebuah budaya, rokok telah meretas sekat-sekat gender. Perempuan perokok, atau perempuan kretekus adalah fenomena yang sering kita lihat. Dalam jejak budaya Indonesia, kita sudah pernah mendengar kedahsyatan rokok Rara Mendut di masa silam.

Bagi para perempuan modern, rokok ibarat perlambang kebebasan. Mereka menjadi lebih percaya diri dengan rokok. Dalam beberapa hal di tengah masyarakat patriarki macam ini, rokok bagi perempuan modern merupakan bentuk sikap penolakan mereka terhadap budaya patriarki.

Sementara bagi perempuan setengah baya, di sejumlah wilayah tradisional Indonesia, menginang adalah bagian dari kebudayaan sehari-hari. Mereka juga kerap menghisap rokok kretek sebagai pengganti aktivitas menginang. Dihisap disela-sela rehat pekerjaan sehari-hari.

Lebih dari itu rokok dan tembakau juga merupakan sandaran ekonomi bagi banyak perempuan di negeri ini. Semisal mereka yang bekerja sebagai petani tembakau, buruh pabrik, atau bahkan para penjual tembakau di pasar-pasar tradisional. Berikut sejumlah rekaman foto, yang menunjukkan relasi perempuan, dan budaya rokok. Foto diambil dari Eko Susanto (Flickr).