Mengenal istilah “Tembakau Lauk”


Dalam sebatang rokok kretek ada jenis tembakau yang berfungsi memberikan aroma. Tembakau pemberi aroma (flavor grade) ini diibaratkan serupa lauk pada sepiring makanan. Demikianlah istilah “lauk” (tembakau) dikenal.
Seperti halnya lauk pada sepiring makanan, harga tembakau lauk juga merupakan yang termahal diantara seluruh tembakau yang menjadi campuran dalam sebatang rokok kretek.
Tembakau Srintil, dari Temanggung merupakan salah satu jenis “lauk” primadona. Dalam budaya petani tembakau di wilayah Temanggung, Srintil juga kerap dijuluki sebagai “Pulung Setan” . Istilah ini berasal dari kata “Pulung” yang berarti keberuntungan dan “Setan” dimaknai dari kata Seto atau putih. Lebih kurang tembakau ini dianggap sebagai keajaiban anugerah yang diberikan oleh Tuhan para para petani tembakau.
Situs Ensiklopedia Kretek juga menyebut beberapa jenis tembakau lauk yang bermutu seperti rajangan (Temanggung), Kasturi (Jember dan Madura), dan krosok (Lombok).