Rokok, Tenaga Kerja, dan Logika Sesat Anti-Rokok


Secara keseluruhan ada 30,5 juta jiwa jumlah tenaga kerja yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan industri rokok kretek nasional. Mereka yang terkait langsung adalah buruh linting rokok, petani dan buruh tani tembakau, serta petani dan buruh tani cengkeh. Adapun yang tidak terkait langsung, mereka yang bekerja pada sektor transportasi, percetakan, retail, iklan, dan lain sebagainya.

Ini belum termasuk berapa banyak jumlah anggota keluarga yang bergantung pada industri rokok kretek nasional. Anda bisa membayangkan logika anti-rokok yang ingin mematikan industri ini, berarti juga hendak menghancurkan basis kehidupan dari setidaknya 30,5 juta jiwa tenaga kerja di atas.

Sumber: http://rokokindonesia.com/rokok-tenaga-kerja-dan-logika-sesat-anti-rokok/