Chairil Anwar dan Rokok

Dari banyak seniman yang dimiliki Indonesia, sosok yang potretnya hampir tak pernah terpisahkan dari rokok boleh jadi hanyalah Chairil Anwar.

chairil anwar merokok

Salah satu potret diri dari Chairil Anwar yang begitu ikonik adalah pose saat dirinya menatap tajam ke depan dengan kepala miring sambil menghisap sebatang rokok di mulutnya. Potret tersebut begitu terkenal, sampai-sampai banyak digunakan sebagai materi mural di banyak yang biasanya disertai dengan kutipan-kutipan terkenal miliknya seperti "Mampus kau dikoyak-koyak sepi," atau "Aku suka pada mereka yang berani hidup."

bungkus rokok

Seniman genius yang menjadi salah satu tonggak dalam kepenyairan di Indonesia ini memang terkenal sebagai seorang perokok berat. Bahkan di saat tertentu kala ia kehabisan rokok, ia mempunyai berbagai cara untuk mendapatkankan uang dan membeli rokok. Dari mengirim karya ke media, walaupaun seringkali karya itu adalah hasil terjemahan sampai mengerjai pamannya, Sutan Sjahrir, yang ketika itu menjadi Perdana Menteri Indonesia.

rokok

Kenyataan kedekatan Chairil dengan Rokok ini sampai memunculkan anekdot: "Jika Chairil Anwar tidak merokok, bisakah dia menjadi seorang jenius seperti kita kenal sekarang?" atau "Seandainya Chairil Anwar tidak merokok, tapi ngevape, mungkin puisi yang ia bikin pasti melulu tentang senja"




Memuliakan Tamu dengan Sajian Rokok

Merokok tak hanya merupakan kesenangan pribadi, namun juga menjadi hidangan penting yang disajikan kepada para tamu, tidak ubahnya dengan sirih dan pinang. Begitulah argumentasi dari sejarawan Amen Budiman dan Ong Hok Ham yang disampaikan dalam buku Rokok Kretek: Lintasan Sejarah dan Artinya bagi Pembangunan Bangsa dan Negara.

bungkus rokok

rokok

Pada awal abad 19, masyarakat Indonesia tihak hanya menyajikan tembakau untuk dilinting oleh para tamunya, namun juga telah siap pakai dalam bentuk rokok buatan sendiri.

rokok

Menurut mereka, sebuah kutipan dari “Centhini”, sebuah naskah sastra Jawa terkenal yang disusun pada tahun 1814 atas perintah Sunan Paku Buwono V, waktu baginda masih menjadi putra mahkota, membuktikan adanya sajian rokok yang dimaksud.

orang merokok

“Sira dhewe ngladenana nyai
lan anakmu dhenok
ganten eses wedang dhaharane
mengko bagda ngisa wissa ngrakit
dhadar kang priyayi
dhayohmu linuhung.”


Artinya:
“Hai dinda, hendaknya egkau sendiri yang melayani bersama anakmu si upik dengan sirih, rokok, minum dan makanan usia isya nanti hendaknya engkau telah selesa menyiapkan makanan yang baik oleh karena tamumu orang yang mulia.”




Rokok Tingwe sebagai Sarana Pengakrab Tentara dan Warga

Istilah rokok tingkokwe (linting mbako dewe alias Melinting tembakau sendiri) cukup popular di masyarakat perdesaan. Caranya pun cukup mudah dan berbiaya murah, cukup dengan selembar atau dua lembar kertas sigaret untuk membungkus tembakau dan cengkeh jadilah rokok tingkokwe.

orang merokok

Rokok biasanya memang jadi pengakrab dengan sesama. Hal ini pula yang dilakukan oleh Satgas TMMB Reguler ke-101 Kodim 0702 Purbalingga untuk menjalin keakraban dengan masyarakat dari Desa/Kecamatan Karangjambu. Maklum, masyarakat di sana memang terkenal gemar ngopi sembari merokok.

rokok

TMMD sendiri merupakan singkatan dari Tentara Manungga Membangun Desa, yang mana merupakan program TNI untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat.

Meski tidak sepopuler rokok pabrik, tapi pendekatan dengan rokok tingwe yang dilakukan oleh para satgas TMMD sebagai bagian dari strategi mendekatkan diri dan menjalin komunikasi dengan warga dinilai cukup berhasil.

rokok dan kopi

Dijelaskan oleh Supadi, Satgas dari Yonif 405/Surya Kusuma, untuk mendekatkan diri dengan warga melalui berbagai sarana, salah satunya berbagi tembakau atau adu rokok. Dengan cara ini Satgas TMMD lebih bisa mendekat ke warga dan komunikasi bisa dilakukan lebih cair.

“Ngerokok bareng, ngopi pun bareng,” terangnya.




Ketika Para Buruh Pabrik Rokok Memperingati Hari Kartini

Hari Kartini tidak hanya diperingati oleh pelajar dan pegawai negeri, namun juga oleh sekitar 2.000 pekerja pabrik rokok PT Djarum Kudus, Jawa Tengah pada Jumat 20 April 2018 lalu.

Peringatan Hari Kartini dilakukan dengan penggunaan kebaya bagi pekerja perempuan, sedangkan bagi yang laki-laki dengan blangkon.

karyawan pabrik rokok

Para pekerja juga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kemudian membacakan puisi tentang ‘Kartini’ karya Jumari HS, penyair yang juga Kepala Rumah Produksi (Brak) Djarum Pengkol Kudus.

karyawan pabrik rokok

“Peringatan Hari Kartini adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun,” kata Jumari HS.

Dalam industri tembakau, memang banyak sekali kaum perempuan yang ikut terjun langsung sebagai karyawan. Bukan hanya sebagai karyawan linting di pabrik, melainkan juga sebagai tenaga pemetik tembakau, bahkan sampai tenaga pemasaran (SPG).

petani tembakau

 karyawan pabrik rokok

Ia menganggap Kartini merupakan sosok perempuan modern yang bisa menjadi panutan bagi para pekerja di Brak Pengkol yang mayoritas perempuan.

“Buruh perempuan pabrik rokok merupakan Kartini-Kartini masa kini yang tidak hanya bekerja untuk nafkah keluarganya, namun juga tidak melupakan tugas dan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga,” katanya seperti dilansir antaranews.com.




Kisah Kakek Jumain, Penjual Rokok Korban Abu Tours

Kisah penipuan dan penggelapan uang calon jamaah umroh oleh bos Abu Tours Hamzah Mamba yang mencapai lebih dari Rp1 triliun benar-benar sudah menjadi pemberitaan nasional. Tercatat ada puluhan ribu calon jamaah yang tertipu.

Satu dari sekian banyak calon jamaah umroh Abu Tours yang gagal berangkat adalah Jumain. Lelaki berusia 70 tahun itu harus menelan pil pahit kekecewaan karena tidak jadi berangkat ke tanah suci.



Jumain menjadi salah seorang yang terlanjur memberikan kepercayaan kepada Abu Tours yang dikelola oleh Hamzah Mamba. Sejumlah uang sebesar Rp 17 juta dia setorkan kepada Abu Tours agar dia mewujudkan keinginan pergi umrah, lihat Baitullah. Namun kepercayaannya kini berbalas pahit, bukan saja tidak jadi berangkat ke Tanah Suci tapi tabungannya terancam lenyap karena Hamzah Mamba menggunakan uang yang terkumpul untuk keperluan lain.



Padahal uang tersebut bukanlah nominal kecil buatnya. Ia mengumpulkan dari jualan rokok di kios kecilnya. Selain itu juga dari tambahan jualan makanan, kopi, dan camilan.

"Dari hasil jualan campuran, sudah lama setor, sudah puluhan tahun, tapi tidak berangkat. Maunya diberangkatkan," tutupnya.



Kini, Kakek ini berharap Abu Tours memberangkatkan jemaah untuk bisa umrah. Bila tidak, maka jemaah berharap segera dikembalikan uangnya.




Cara Ampuh Menghindari Curankor (Pencurian Korek)

Kehilangan korek adalah lika-liku paling sedih yang dialami oleh perokok. Mau menyulut rokok, eh tahu-tahu korek kesayangan telah lenyap. Pada beberapa kasus, korek biasanya tertingal, namun pada lebih banyak kasus, korek biasanya diambil teman sendiri, atau istilah bekennya, Curankor (Pencurian korek).

rokok

Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dugunakan untuk menghindari tindak curankor (pencurian korek):

Bantu Bakar

Tindakan ini dilakukan bagi siapa saja yang hendak meminjam korek api. Alih-alih memberikan korek api, yang dilakukan adalah membantu teman atau siapa pun yang meminta api. Cara demikian efektif untuk menjaga korek api tidak pindah tangan.


bungkus rokok

Korek api cadangan

Upaya lain yang bisa dilakukan adalah dengan menyediakan korek api cadangan. Bisa jadi yang stok gasnya sudah tinggal sedikit. Korek api ini yang bisa dipinjamkan ke orang.

rokok

Pakai korek api kayu

Penelitian menyatakan bahwa korek yang bermerek dan berharga lebih mahal adalah yang paling rawan hilang. Karena itu, jika ingin aman pakailah korek api kayu atau korek api yang biasa-biasa saja.




Akun @ReviewRokok, Konsultan dan Reviewer Rokok Ask.fm

Selama ini, kita mengetahui ada banyak jenis review produk yang beredar di pasaran, dari mulai review ponsel, mobil, buku, dan segala rupa barang yang lain. Nah, usut punya usut, ternyata rada juga lho yang suka mereview produk rokok.

bungkus rokok

Reviewer ini adalah pemilik akun @reviewrokok di ask.fm. Seusai namanya, akun @reviewrokok ini seringkali mereview rokok dari berbagai merek dan kemudian membagi reviewnya di akun ask.fm-nya.

orang merokok

Tak hanya mereview, ia juga membuka tanya jawab dengan para followernya. Banyak followernya yang tertarik untuk bertanya dan berkonsultasi pada akun @reviewrokok, baik berkonsultasi soal rasa maupun soal harga.

“Mas nanya rokok rasanya mirip a mild tapi harga pas di kantong ada kah?” tanya akun Sebatsman, yang kemudian dijawab oleh @reviewrokok dengan mantap, “Paling camel mild sih, 17.000 untuk saat ini harganya. atau kalo mau high class dikit bisa coba dunhill ultra.”

bungkus rokok

Ada juga yang bertanya soal fisik rokok, misal seperti pemilik akun @MikhaelMilianka yang bertanya “Bang bedanya gudang garam interational sm djarum super apa?? Soalnya dari fisik sm rasa mirip banget.”

Jawaban @Reviewrokok sangat jelas dan informatif.

“Pertama sih dari ukuran. GG International itu king size, Djarum Super itu long size. Kedua itu rasa, GG International itu lebih kuat sensasi berry dan rasa manis lebih kerasa. Kalo Djarum Super ada berry juga, cuman dominan ama rasa nangka ama cempedak, plus nggak gitu manis dibanding GG International. Ketiga, pabriknya aja udah beda mas, yang satu buatan Gudang Garam satunya lagi Djarum.”

rokok

Gimana? Tertarik buat konsultasi soal rokok?